Skip to main content

 RENUNGAN FAJAR


Qolbun Salim #10

Khusyu


Diantara tanda bersihnya hati adalah perilaku khusyu. Terjemahan bebas khusyu adalah tunduk, pasrah, tenang dalam melaksanakan ibadah khususnya sholat. Namun Dalam AlQuran memilkki berbagai makna, diantaranya gambaran bahwa orang yang khusyu adalah mereka yang yakin akan berjumpa dengan Allah dan yakin akan kembali kepada Nya. Maka ketika yakin akan hal itu tentu akan menjaga diri dari hal hal yang di larangnya.


Hanya orang yang khusyu yang bisa menjadikan shalat dan sabar sebagai penolongnya dalam semua urusan. Sebagaimana di jelaskan dalam Al Qur'an:


وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلا عَلَى الْخَاشِعِينَ

الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ


Artinya: Dan mohonlah pertolongan (kepada tuhanmu) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’. (yaitu) Mereka yang yakin akan menemui tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya. (Q.S Al-Baqarah: 45-46)


Dan diantara kemudahan dikabulkan dalam berdo'a adalah perilaku  khusyu (Qs. Al Anbiya: 90)


Semoga kita termasuk orang-orang yang Khusyu, selamat di dunia dan di akhirat..aamiin

Comments

Popular posts from this blog

 RENUNGAN FAJAR Qolbun Salim #8 Kondisi  Kejiwaan Seseorang (Nafsul Insan) Seorang Mukmin kata Nabi Saw, dihadapkan pada 5 tantangan. Dalam kitab Makaarim al-Akhlaq, Abu Bakr bin Laal meriwayatkan hadis dari Anas bin Malik RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Setiap mukmin dihadapkan pada lima ujian; mukmin yang menghasudnya, munafik yang membencinya, kafir yang memeranginya, nafsu yang menentangnya, dan setan yang selalu menyesatkannya.” (HR ad-Dailami). Kali ini kita fokus pada poin ke empat yakni nafsu yang menentangnya. Setiap diri kita ada potensi untuk ke arah keburukan, dan potensi itu biasa disebut al hawa, atau kadang  disebut hawa nafsu. Al Hawa ini penyimpangan dalam hal agama sedangkan syahwat penyimpangan dalam hal dunia, dua-duanya tantangan dari internal masnusia. Menurut Imam Al Ghozali, kondisi kejiwaan manusia (nafsul insan) berada dalam 3 keadaan: 1. Nafsul Muthmainnah (kondisi Kejiwawan yang tenang) Hal ini terjadi manakala keimanan mampu men...
 RENUNGAN FAJAR Qolbun Salim #3 Jenis jenis Hati oleh karena adanya noktah (titik hitam) krn perbuatan maksiat (melanggar), maka para ulama membagi hati menjadi 3 janis: 1. Hati yang bersih (Qolbun salim) Hati ini disebabkan krn manusia rajin membersihkannya (melakukan Tazkiyatun Nafs). Hati yg bersih juga dinamakan hati yang ikhlas.  Perbuatan yang didasarkan atas hati yg ikhlas akan terasa ringan melakukannya, dan akan sangat bernilai walaupun sederhana.  2. Hati Yang Sakit Hati yg sakit karena banyak kotoran (noktah) dan tidak rajin dibersihkan. kotoran ini dalam Al Quran disebut roon(Qs. Al mutaffifiin:14).  Seperti halnya dalam penyakit fisik. Ada penyakit hati stadium ringan hingga berat. Bedanya tidak ada rumah sakitnya😇. Hati yang berpenyakit sangat memungkinkan seseorang menjadi munafik. Dalam Al Quran Allah sering menyebut orang munafik dg orang yg berpenyakit dalam hatinya (Qs. Albaqoroh;10). Naudzu billah min dzaalik. 3. Hati Yang Mati Kondisi hati spt i...
 RENUNGAN FAJAR Qolbun Salim #4 Penyakit Hati Sebagaimana dibahas sebelumnya bahwa ada jenis hati yang sakit. Hasan Muhammad as-Syarqawi dalam kitabnya Nahw ‘Ilmiah Nafsi membagi penyakit hati dalam sembilan bagian, yaitu: • pamer (riya’),  • marah (al-ghadhab),  • lalai dan lupa (al-ghaflah wan nisyah),  • was-was (al-was-wasah),  • frustrasi (al-ya’s),  • rakus (tama’),  • terperdaya (al-ghurur),  • sombong (al-ujub),  • dengki dan iri hati (al-hasd wal hiqd). Namun disini akan sedikit dibahas tentang jenis penaykit hati yang termasuk stadium berat. Menurut Imam Ibnu Qudamah, penyakit dimaksud aalah: 1. Sombong Sombong merupakan penyakit hati yang sangat buruk. Orang yang sombong enggan menerima kebenaran, menolaknya dan memandang rendah terhadapnya. Dan hal itu terjadi karena adanya perasaan tinggi hati dan agung (sombong). Adapun hal-hal yang di sombongkan biasanya antara lain; menyombongkan ilmu pengetahuan, status sosi...